randomposts

Gagal Paham !


Sandi Kalah Talak di Debat ke-Tiga

Debat Cawapres ke-tiga kali ini sungguh di luar ekspektasi kita semua dan mungkin di luar perkiraan banyak orang. KH Maruf Amin dalam menjelaskan visi misi begitu tenang, begitu jelas, terukur dan mudah dipahami oleh yang hadir dan kita semua yang melihat debat dari rumah.

Tidak ada pertanyaan yang tak mampu dijawab dengan baik oleh beliau, pemilihan katanya pun begitu variatif. Sementara sebaliknya, Sandiaga tetap begitu, sebut nama orang yang entah ada atau tidak, kemudian jualan OK OCE yang gagal tolal di DKI dan malah akan dibawa ke level Nasional. Sungguh tak pada solusi lain.

Kiai Maruf begitu fasih menjelaskan KIP Kuliah, Kartu Sembako Murah dan Kartu Pra Kerja. Dan yang cukup membuat bangga saat beliau dengan percaya diri mengatakan “la takhof wa la tahzan, anak-anakku jangan takut bermimpi, negara hadir untuk memenuhi seluruh kebutuhan kalian.”

Beliau mengatakan kepada kita untuk tidak perlu khawatir dan tak perlu takut untuk maju, karena Negara akan menjamin semua itu dalam menggapai cita-cita seluruh rakyatnya, terutama generasi penerus bangsa.

Dan bagian yang paling menarik, dan sangat telak adalah saat klosing Sandiaga dengan percaya dirinya mengeluarkan KTP, untuk menggantikan kartu-kartu sakti yang ditawarkan oleh Jokowi Amin.

Sandi mengatakan bahwa kita punya kartu yang lebih sakti yaitu Kartu KTP kita sendiri, Sandi mengatakan diera seperti saat ini kita tak perlu menggunakan banyk kartu, dan cukup hanya dengan satu kartu yaitu KTP.

Usai debat, Kiai Maruf sekali lagi berikan jawaban yang membuat kubu sebelah terdiam dan berfikir sejenak. Jawaban Kiai Maruf benar-benar di luar perkiraan, jauh lebih modern melampaui ide Sandi.

“KTP belum ready digunakan. Karenanya kita pakai kartu per sektor supaya lebih mudah. Kalau masyarakat sudah siap, pakai handphone saja nantinya,” jawab Kiai Maruf santai.

Dan memang benar apa yang dikatakan Kiai Maruf, KTP masih belum bisa digunakan dengan baik saat ini, untuk itu pemerintah menggunakan kartu untuk mempermudah dalam pelayanan, dan mungkin kedepannya nanti pemerintah bisa jadi akan menggunakan Handphone (HP) untuk semua transaksi dan pelayanan kepada publik.

Usai melihat debat dan mendengar bahasan-bahasan tersebut pada akhirnya membuat kita sadar, bahwa Kiai Maruf bukanlah Kiai kolot, kaku, ketinggalan jaman ataupun tak paham teknologi. Justru, di usianya yang sudah tidak muda, Kiai Maruf malah jauh lebih paham soal teknologi dibanding Sandiaga Uno.

Maruf sangat menguasai permasalahan hingga teknis dan solusi yang akan ditawarkan. Begitu detail. Bahkan mampu menggambarkan visi Indonesia maju 10 tahun ke depan dengan baik dan lugas.

Kiai yang tampil dengan surbannya itu, terlihat begitu luar biasa dan visioner. Berpikir jauh ke depan. Memahami segala hal permasalahan yang ada di Indonesia, baik masalah ibu-ibu hingga anak muda. Sementara Sandi yang tampil dengan jas mewahnya, terlihat jauh lebih muda, tapi nyatanya tak paham apa-apa.

Kini kita akhirnya kita paham kenapa Presiden Jokowi memilih Kiai Maruf Amin sebagai wakilnya hingga 2024. Bukan sekedar mengamankan suara NU, bukan sebatas menjadi tameng serangan kelompok radikal. Tapi lebih dari itu, Maruf Amin memang sangat pantas untuk menjadi Wapres.
Gagal Paham ! Reviewed by Admin Manja on Maret 20, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by Politik Panas © 2018
Diberdayakan oleh Blogger.