randomposts

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Meminta Kasus Ini Diusut Tuntas


Intimidasi Pada Siswa Untuk Benci Jokowi
Dalam Bahasa Jawa ada pepatah yang mengatakan bahwa Guru adalah Digugu Lan Ditiru, yang artinya adalah perkataan seorang guru wajib untuk didengar dan di contoh.

Namun saya sangat prihatin dengan guru yang satu ini, ia mengajar di SMA 87 Jakarta, sosoknya yang alim dan bijaksana tampaknya tak tercermin dalam diri guru agama ini.

Mengapa saya mengatakan hal demikian..?
Ibu Nelty Khairiyah adalah seorang guru agama yang mengajar di SMA 87 Jakarta yang telah memberikan pengajaran dan pendoktrinan kepada para anak didiknya. Dalam sela-sela ia memberikan pelajaran kepada siswa, ia selalu menebarkan fitnah kepada Presiden Jokowi.

Dalam konteks sebagai seorang guru yang notabene mengajarkan agama kepada siswa, guru ini seyogyanya tidak mendoktrin siswa untuk membenci Jokowi.

Dalam kesaksian para wali murid, Ibu Nelty telah menyebarkan kebencian melalui video korban gempa Palu yang jenazahnya bergeletakan di depan Rumah Sakit, dengan lantang ia mengatakan bahwa musibah gempa ini adalah salah Jokowi.

Ia mengatakan kepada siswa seolah semua ini adalah salah Jokowi, hingga bencana alam pun menjadi salah satu kesalahan Jokowi.

‘’ Ini salah siapa..? Salah pemerintah, salah Jokowi, masih mau milih di untuk presiden kedepan? Saya bukan menggiring kalian untuk memilih yang lain, tapi siapa yang mau pemerintah kita dipimpin dengan orang yang tidak Islam’’ lantang Ibu Nelty kepada para murid.
Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin meminta kasus ini diusut tuntas.

"Kalau betul, tentu ini sangat memprihatinkan karena, yang pertama, seorang guru itu tidak diperbolehkan melakukan kampanye, apalagi mendoktrin siswa-siswanya. Oleh peraturan tidak dimungkinkan," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, saat dimintai tanggapan, Rabu (10/10/2018).

Dalam kesempatan itu, Karding mengingatkan sekolah atau dunia pendidikan menjadi lokasi yang dilarang dijadikan tempat kampanye. Ia mempertanyakan apakah ada arahan dari dinas terkait soal doktrin yang diduga dilakukan guru bernama Nelty Khairiyah itu.

"Harus dicek, jangan sampai apa yang dilakukan guru N ini adalah, apakah instruksi dari Disdik? Atau gerilya politik yang dilakukan pihak-pihak tertentu yang menyebar ke sekolah-sekolah, khususnya di Jakarta," tutur Karding.

Screenshot aduan yang viral tersebut sudah diketahui Kepala SMAN 87 Jakarta Patra Patriah. Pihak sekolah disebut sudah memeriksa Nelty. Ibu Nelty juga dipanggil pihak Disdik DKI soal kasus tersebut. Bawaslu DKI Jakarta juga sudah turun tangan untuk menyelidiki.
Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Meminta Kasus Ini Diusut Tuntas Reviewed by Admin Manja on Oktober 11, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by Politik Panas © 2018
Diberdayakan oleh Blogger.